Tafsir Surat Al-Mursalat Ayat 11 - 20 dan Terjemahannya

Ayat 11

وَإِذَا ٱلرُّسُلُ أُقِّتَتْ

dan apabila rasul-rasul telah ditetapkan waktu (mereka). (Al-Mursalat 77:11)

«وإذا الرسل أُقتت» بالواو وبالهمزة بدلا منها، أي جمعت لوقت.

(Dan apabila rasul-rasul telah dikumpulkan di dalam suatu waktu) memakai Wau dan Hamzah sebagai Badal daripadanya yaitu, pada satu ketika rasul-rasul akan dikumpulkan. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:11)

Ayat 12

لِأَىِّ يَوْمٍ أُجِّلَتْ

(Niscaya dikatakan kepada mereka:) "Sampai hari apakah ditangguhkan (mengazab orang-orang kafir itu)?" (Al-Mursalat 77:12)

«لأي يوم» ليوم عظيم «أُجلت» للشهادة على أممهم بالتبليغ.

(Sampai hari kapankah) yakni hari yang besar (ditangguhkan) persaksian terhadap umat-umat mereka tentang penyampaian mereka? (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:12)

Ayat 13

لِيَوْمِ ٱلْفَصْلِ

Sampai hari keputusan. (Al-Mursalat 77:13)

«ليوم الفصل» بين الخلق ويؤخذ منه جواب إذا، أي وقع الفصل بين الخلائق.

(Sampai hari keputusan) di antara semua makhluk; dari pengertian ayat inilah diambil kesimpulan bagi Jawab lafal Idzaa yakni, terjadilah keputusan di antara semua makhluk. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:13)

Ayat 14

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا يَوْمُ ٱلْفَصْلِ

Dan tahukah kamu apakah hari keputusan itu? (Al-Mursalat 77:14)

«وما أدراك ما يوم الفصل» تهويل لشأنه.

(Dan tahukah kamu apakah hari keputusan itu?) ayat ini menggambarkan tentang kengerian yang terdapat di dalam hari tersebut. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:14)

Ayat 15

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. (Al-Mursalat 77:15)

«ويل يومئذ للمكذبين» هذا وعيد لهم.

(Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan) ayat ini mengandung makna ancaman bagi mereka yang tidak mempercayainya. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:15)

Ayat 16

أَلَمْ نُهْلِكِ ٱلْأَوَّلِينَ

Bukankah Kami telah membinasakan orang-orang yang dahulu? (Al-Mursalat 77:16)

«ألم نهلك الأولين» بتكذيبهم، أي أهلكناهم.

(Bukankah Kami telah membinasakan orang-orang yang dahulu?) disebabkan kedustaan mereka. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:16)

Ayat 17

ثُمَّ نُتْبِعُهُمُ ٱلْءَاخِرِينَ

Lalu Kami iringkan (azab Kami terhadap) mereka dengan (mengazab) orang-orang yang datang kemudian. (Al-Mursalat 77:17)

«ثم نتبعهم الآخرين» ممن كذبوا ككفار مكة فنهلكهم.

(Lalu Kami iringi mereka dengan orang-orang yang datang kemudian) di antara orang-orang yang mendustakan seperti orang-orang kafir Mekah, maka Kami kelak akan membinasakan mereka pula. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:17)

Ayat 18

كَذَٰلِكَ نَفْعَلُ بِٱلْمُجْرِمِينَ

Demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berdosa. (Al-Mursalat 77:18)

«كذلك» مثل ما فعلنا بالمكذبين «نفعل بالمجرمين» بكل من أجرم فيما يستقبل فنهلكهم.

(Demikianlah) sebagaimana Kami lakukan terhadap orang-orang yang mendustakan (Kami berbuat terhadap orang-orang yang berdosa) artinya, Kami akan melakukan hal yang sama terhadap orang-orang yang berdosa yang kelak akan datang, yaitu Kami pasti akan membinasakan mereka. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:18)

Ayat 19

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. (Al-Mursalat 77:19)

«ويل يومئذ للمكذبين» تأكيد.

(Kecelakaan besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan) sebagai pengukuh terhadap ayat sebelumnya. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:19)

Ayat 20

أَلَمْ نَخْلُقكُّم مِّن مَّآءٍ مَّهِينٍ

Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina? (Al-Mursalat 77:20)

«أَلم نخلقكم من ماء مهين» ضعيف وهو المني.

(Bukankah Kami menciptakan kalian dari air yang hina?) yang lemah, yaitu air mani. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:20)

Footnotes
  1. Teks arab, terjemah, dan tafsir diambil dari tanzil.net.