Tafsir Surat Al-Mursalat Ayat 21 - 30 dan Terjemahannya

Ayat 21

فَجَعَلْنَٰهُ فِى قَرَارٍ مَّكِينٍ

kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (rahim), (Al-Mursalat 77:21)

«فجعلناه في قرار مكين» حريز وهو الرحم.

(Kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh) tempat yang terpelihara, yaitu dalam rahim. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:21)

Ayat 22

إِلَىٰ قَدَرٍ مَّعْلُومٍ

sampai waktu yang ditentukan, (Al-Mursalat 77:22)

«إلى قدر معلوم» وهو وقت الولادة.

(Sampai waktu yang ditentukan) yaitu sampai waktu kelahirannya. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:22)

Ayat 23

فَقَدَرْنَا فَنِعْمَ ٱلْقَٰدِرُونَ

lalu Kami tentukan (bentuknya), maka Kami-lah sebaik-baik yang menentukan. (Al-Mursalat 77:23)

«فقَدرنا» على ذلك «فنعم القادرون» نحن.

(Lalu Kami tentukan) waktu tersebut (maka sebaik-baik yang menentukan) adalah Kami. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:23)

Ayat 24

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. (Al-Mursalat 77:24)

«ويل يومئذ للمكذبين».

(Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.) (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:24)

Ayat 25

أَلَمْ نَجْعَلِ ٱلْأَرْضَ كِفَاتًا

Bukankah Kami menjadikan bumi (tempat) berkumpul, (Al-Mursalat 77:25)

«ألم نجعل الأرض كفاتا» مصدر كفت بمعنى ضم، أي ضامة.

(Bukankah Kami menjadikan bumi tempat berkumpul) lafal Kifaatan adalah Mashdar dari lafal Kafata yang artinya berkumpul atau tempat untuk berkumpul. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:25)

Ayat 26

أَحْيَآءً وَأَمْوَٰتًا

orang-orang hidup dan orang-orang mati? (Al-Mursalat 77:26)

«أحياءً» على ظهرها «وأمواتا» في بطنها.

(Orang-orang hidup) pada permukaannya (dan orang-orang mati) yang ada pada perutnya. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:26)

Ayat 27

وَجَعَلْنَا فِيهَا رَوَٰسِىَ شَٰمِخَٰتٍ وَأَسْقَيْنَٰكُم مَّآءً فُرَاتًا

dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan Kami beri minum kamu dengan air tawar? (Al-Mursalat 77:27)

«وجعلنا فيها رواسيَ شامخات» جبالا مرتفعات «وأسقيناكم ماء فراتا» عذبا.

(Dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi) gunung-gunung yang menjulang tinggi (dan Kami beri minum kalian dengan air yang tawar) air yang segar dan tawar. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:27)

Ayat 28

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. (Al-Mursalat 77:28)

«ويل يومئذ للمكذبين» ويقال للمكذبين يوم القيامة:

(Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan) kemudian pada hari kiamat dikatakan kepada orang-orang yang mendustakan: (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:28)

Ayat 29

ٱنطَلِقُوٓا۟ إِلَىٰ مَا كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ

(Dikatakan kepada mereka pada hari kiamat): "Pergilah kamu mendapatkan azab yang dahulunya kamu mendustakannya. (Al-Mursalat 77:29)

«انطلقوا إلى ما كنتم به» من العذاب «تكذبون».

("Pergilah kamu sekalian mendapatkan azab yang dahulunya kalian mendustakannya.) (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:29)

Ayat 30

ٱنطَلِقُوٓا۟ إِلَىٰ ظِلٍّ ذِى ثَلَٰثِ شُعَبٍ

Pergilah kamu mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang, (Al-Mursalat 77:30)

«انطلقوا إلى ظل ذي ثلاث شعب» هو دخان جهنم إذا ارتفع افترق ثلاث فرق لعظمه.

(Pergilah kalian mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang) yang dimaksud adalah asap neraka Jahanam, apabila membubung terbagi menjadi tiga, karena sangat besarnya. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Mursalat 77:30)

Footnotes
  1. Teks arab, terjemah, dan tafsir diambil dari tanzil.net.