Tafsir Surat 'Abasa Ayat 11 - 20 dan Terjemahannya

Ayat 11

كَلَّآ إِنَّهَا تَذْكِرَةٌ

Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan, ('Abasa 80:11)

«كلا» لا تفعل مثل ذلك «إنها» أي السورة أو الآيات «تذكرة» عظة للخلق.

(Sekali-kali jangan) berbuat demikian, yakni janganlah kamu berbuat hal yang serupa lagi. (Sesungguhnya hal ini) maksudnya, surat ini atau ayat-ayat ini (adalah suatu peringatan) suatu pelajaran bagi makhluk semuanya. (Tafsir Al-Jalalain, 'Abasa 80:11)

Ayat 12

فَمَن شَآءَ ذَكَرَهُۥ

maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya, ('Abasa 80:12)

«فمن شاء ذكره» حفظ ذلك فاتعظ به.

(Maka barang siapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya) atau tentu ia menghafalnya kemudian menjadikannya sebagai nasihat bagi dirinya. (Tafsir Al-Jalalain, 'Abasa 80:12)

Ayat 13

فِى صُحُفٍ مُّكَرَّمَةٍ

di dalam kitab-kitab yang dimuliakan, ('Abasa 80:13)

«في صحف» خبر ثان لأنها وما قبله اعتراض «مكرمة» عند الله.

(Di dalam kitab-kitab) menjadi Khabar yang kedua, karena sesungguhnya ia dan yang sebelumnya berkedudukan sebagai jumlah Mu'taridhah atau kalimat sisipan (yang dimuliakan) di sisi Allah. (Tafsir Al-Jalalain, 'Abasa 80:13)

Ayat 14

مَّرْفُوعَةٍ مُّطَهَّرَةٍۭ

yang ditinggikan lagi disucikan, ('Abasa 80:14)

«مرفوعة» في السماء «مطهرة» منزهة عن مس الشياطين.

(Yang ditinggikan) di langit (lagi disucikan) dari sentuhan setan. (Tafsir Al-Jalalain, 'Abasa 80:14)

Ayat 15

بِأَيْدِى سَفَرَةٍ

di tangan para penulis (malaikat), ('Abasa 80:15)

«بأيدي سفرة» كتبة ينسخونها من اللوح المحفوظ.

(Di tangan para penulis) yakni malaikat-malaikat yang menukilnya dari Lohmahfuz. (Tafsir Al-Jalalain, 'Abasa 80:15)

Ayat 16

كِرَامٍۭ بَرَرَةٍ

yang mulia lagi berbakti. ('Abasa 80:16)

«كرام بررة» مطيعين لله تعالى وهم الملائكة.

(Yang mulia lagi berbakti) artinya, semuanya taat kepada Allah swt.; mereka itu adalah malaikat-malaikat. (Tafsir Al-Jalalain, 'Abasa 80:16)

Ayat 17

قُتِلَ ٱلْإِنسَٰنُ مَآ أَكْفَرَهُۥ

Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya? ('Abasa 80:17)

«قتل الإنسان» لعن الكافر «ما أكفره» استفهام توبيخ، أي ما حمله على الكفر.

(Binasalah manusia) maksudnya, terlaknatlah orang kafir itu (alangkah sangat kekafirannya) Istifham atau kata tanya pada ayat ini mengandung makna celaan; makna yang dimaksud, apakah gerangan yang mendorongnya berlaku kafir? (Tafsir Al-Jalalain, 'Abasa 80:17)

Ayat 18

مِنْ أَىِّ شَىْءٍ خَلَقَهُۥ

Dari apakah Allah menciptakannya? ('Abasa 80:18)

«من أي شيءٍ خلقه» استفهام تقرير، ثم بينه فقال:

(Dari apakah Allah menciptakannya?) Istifham atau kata tanya di sini mengandung makna Taqrir. Kemudian Allah menjelaskannya melalui firman berikutnya: (Tafsir Al-Jalalain, 'Abasa 80:18)

Ayat 19

مِن نُّطْفَةٍ خَلَقَهُۥ فَقَدَّرَهُۥ

Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya. ('Abasa 80:19)

«من نطفة خلقه فقدره» علقة ثم مضغة إلى آخر خلقه.

(Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya) menjadi 'alaqah, kemudian menjadi segumpal daging hingga akhir penciptaannya. (Tafsir Al-Jalalain, 'Abasa 80:19)

Ayat 20

ثُمَّ ٱلسَّبِيلَ يَسَّرَهُۥ

Kemudian Dia memudahkan jalannya. ('Abasa 80:20)

«ثم السبيل» أي طريق خروجه من بطن أمه «يَسَّره».

(Kemudian untuk menempuh jalannya) yakni jalan ia keluar dari perut ibunya (Dia memudahkannya.) (Tafsir Al-Jalalain, 'Abasa 80:20)

Footnotes
  1. Teks arab, terjemah, dan tafsir diambil dari tanzil.net.