Tafsir Surat Al-Infitar Ayat 11 - 19 dan Terjemahannya

Ayat 11

كِرَامًا كَٰتِبِينَ

yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu), (Al-Infitar 82:11)

«كِراما» على الله «كاتبين» لها.

(Yang mulia) artinya mereka dimuliakan di sisi Allah (dan yang mencatat) maksudnya menjadi juru tulis amal perbuatan kalian. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Infitar 82:11)

Ayat 12

يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ

mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Al-Infitar 82:12)

«يعلمون ما تفعلون» جميعه.

(Mereka mengetahui semua apa yang kalian kerjakan) tanpa kecuali. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Infitar 82:12)

Ayat 13

إِنَّ ٱلْأَبْرَارَ لَفِى نَعِيمٍ

Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam surga yang penuh kenikmatan, (Al-Infitar 82:13)

«إن الأبرار» المؤمنين الصادقين في إيمانهم «لفي نعيم» جنة.

(Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti) yakni orang-orang mukmin yang benar-benar mantap dalam keimanannya, (benar-benar berada dalam surga yang penuh kenikmatan.) (Tafsir Al-Jalalain, Al-Infitar 82:13)

Ayat 14

وَإِنَّ ٱلْفُجَّارَ لَفِى جَحِيمٍ

dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka. (Al-Infitar 82:14)

«وإن الفجار الكفار «لفي جحيم» نار محرقة.

(Dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka) yakni orang-orang kafir (benar-benar berada dalam neraka) yang apinya sangat membakar. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Infitar 82:14)

Ayat 15

يَصْلَوْنَهَا يَوْمَ ٱلدِّينِ

Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan. (Al-Infitar 82:15)

«يصلونها» يدخلونها ويقاسون حرَّها «يوم الدين» الجزاء.

(Mereka masuk ke dalamnya) atau menjadi penghuninya, ia merasakan panas api yang membakar itu (pada hari pembalasan) yaitu di saat mereka menerima pembalasan. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Infitar 82:15)

Ayat 16

وَمَا هُمْ عَنْهَا بِغَآئِبِينَ

Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu. (Al-Infitar 82:16)

«وما هم عنها بغائبين» بمخرجين.

(Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu) artinya tidak bisa melepaskan diri darinya. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Infitar 82:16)

Ayat 17

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا يَوْمُ ٱلدِّينِ

Tahukah kamu apakah hari pembalasan itu? (Al-Infitar 82:17)

«وما أدراك» أعلمك «ما يوم الدين».

(Tahukah kamu) lafal Adraaka maknanya sama dengan lafal A'lamaka, yakni tahukah kamu (apakah hari pembalasan itu?) (Tafsir Al-Jalalain, Al-Infitar 82:17)

Ayat 18

ثُمَّ مَآ أَدْرَىٰكَ مَا يَوْمُ ٱلدِّينِ

Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu? (Al-Infitar 82:18)

«ثم ما أدراك ما يومُ الدين» تعظيم لشأنه.

(Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?) ayat ini mengungkapkan tentang kedudukan hari pembalasan yang agung itu. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Infitar 82:18)

Ayat 19

يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌ لِّنَفْسٍ شَيْـًٔا ۖ وَٱلْأَمْرُ يَوْمَئِذٍ لِّلَّهِ

(Yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikitpun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah. (Al-Infitar 82:19)

«يوم» بالرفع، أي هو يوم «لا تملك نفس لنفس شيئا» من المنفعة «والأمر يومئذ لله» لا أمر لغيره فيه، أي لم يمكن أحدا من التوسط فيه بخلاف الدنيا.

(Yaitu pada hari) yakni hari itu adalah hari (seseorang tidak berdaya sedikit pun untuk menolong orang lain) atau seseorang tidak dapat memberikan manfaat kepada orang lain. (Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah) artinya tiada suatu urusan pun pada hari itu selain-Nya. Dengan kata lain, pada hari itu tiada seorang pun yang dapat menjadi perantara atau penengah, berbeda halnya dengan di dunia. (Tafsir Al-Jalalain, Al-Infitar 82:19)

Page 2 of 2 1 2
Footnotes
  1. Teks arab, terjemah, dan tafsir diambil dari tanzil.net.