Tafsir Surat Asy-Syams Ayat 1 - 10 dan Terjemahannya

Ayat 1

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلشَّمْسِ وَضُحَىٰهَا

Demi matahari dan cahayanya di pagi hari, (Asy-Syams 91:1)

«والشمس وضحاها» ضوؤها.

(Demi matahari dan cahayanya di pagi hari) yaitu sewaktu memancarkan sinarnya di pagi hari. (Tafsir Al-Jalalain, Asy-Syams 91:1)

Ayat 2

وَٱلْقَمَرِ إِذَا تَلَىٰهَا

dan bulan apabila mengiringinya, (Asy-Syams 91:2)

«والقمر إذا تلاها» تبعها طالعا عند غروبها.

(Dan bulan apabila mengiringinya) apabila muncul mengiringi terbenamnya matahari. (Tafsir Al-Jalalain, Asy-Syams 91:2)

Ayat 3

وَٱلنَّهَارِ إِذَا جَلَّىٰهَا

dan siang apabila menampakkannya, (Asy-Syams 91:3)

«والنهار إذا جلاها» بارتفاعه.

(Dan siang apabila menampilkannya) yaitu menampakkan matahari yang semakin meninggi. (Tafsir Al-Jalalain, Asy-Syams 91:3)

Ayat 4

وَٱلَّيْلِ إِذَا يَغْشَىٰهَا

dan malam apabila menutupinya, (Asy-Syams 91:4)

«والليل إذا يغشاها» يغطيها بظلمته وإذا في الثلاثة لمجرد الظرفية والعامل فيها فعل القسم.

(Dan malam apabila menutupinya) artinya menyelimuti siang dengan kegelapannya. Lafal Idzaa yang ada pada tiga tempat di atas hanya menunjukkan makna Zharaf, sedangkan yang menjadi Amilnya adalah Fi'il dari Qasam. (Tafsir Al-Jalalain, Asy-Syams 91:4)

Ayat 5

وَٱلسَّمَآءِ وَمَا بَنَىٰهَا

dan langit serta pembinaannya, (Asy-Syams 91:5)

«والسماء وما بناها».

(Dan langit serta pembinaannya.) (Tafsir Al-Jalalain, Asy-Syams 91:5)

Ayat 6

وَٱلْأَرْضِ وَمَا طَحَىٰهَا

dan bumi serta penghamparannya, (Asy-Syams 91:6)

«والأرض وما طحاها» بسطها.

(Dan bumi serta penghamparannya) yang menghampar. (Tafsir Al-Jalalain, Asy-Syams 91:6)

Ayat 7

وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّىٰهَا

dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), (Asy-Syams 91:7)

«ونفس» بمعنى نفوس «وما سوَّاها» في الخلقة وما في الثلاثة مصدرية أو بمعنى من.

(Dan jiwa) sekalipun bentuk lafalnya Mufrad tetapi makna yang dimaksud adalah Jamak (serta penyempurnaannya) maksudnya kesempurnaan ciptaannya; lafal Maa pada tiga tempat di atas adalah Maa Mashdariyah, atau bermakna Man. (Tafsir Al-Jalalain, Asy-Syams 91:7)

Ayat 8

فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَىٰهَا

maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. (Asy-Syams 91:8)

«فألهمها فجورها وتقواها» بيَّن لها طريق الخير والشر وأخر التقوى رعاية لرؤوس الآي وجواب القسم:

(Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu kefasikan dan ketakwaannya) maksudnya Allah menjelaskan kepadanya jalan kebaikan dan jalan keburukan. Lafal At-Taqwaa letaknya diakhirkan karena demi memelihara keserasian bunyi akhir ayat, sedangkan sebagai Jawab dari Qasam di atas ialah: (Tafsir Al-Jalalain, Asy-Syams 91:8)

Ayat 9

قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّىٰهَا

sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, (Asy-Syams 91:9)

«قد أفلح» حذفت منه اللام لطول الكلام «مَنْ زكَّاها» طهرها من الذنوب.

(Sesungguhnya beruntunglah) pada lafal Qad Aflaha ini sengaja tidak disebutkan huruf Lam Taukidnya karena mengingat panjangnya pembicaraan (orang yang menyucikannya) yakni menyucikan jiwanya dari dosa-dosa. (Tafsir Al-Jalalain, Asy-Syams 91:9)

Ayat 10

وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّىٰهَا

dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. (Asy-Syams 91:10)

«وقد خاب» خسر «مَنْ دسَّاها» أخفاها بالمعصية وأصله دسها أبدلت السين الثانية ألفا تخفيفا.

(Dan sesungguhnya merugilah) atau rugilah (orang yang mengotorinya) yang menodainya dengan perbuatan maksiat. Asalnya lafal Dassaahaa ialah Dassasahaa, kemudian huruf Sin yang kedua diganti menjadi Alif demi untuk meringankan pengucapannya, akhirnya jadilah Dassaahaa. (Tafsir Al-Jalalain, Asy-Syams 91:10)

Page 1 of 21 2
Footnotes
  1. Teks arab, terjemah, dan tafsir diambil dari tanzil.net.