Tafsir Surat Al-A’la Ayat 1 - 10 dan Terjemahannya

Ayat 1

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ سَبِّحِ ٱسْمَ رَبِّكَ ٱلْأَعْلَى

Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tingi, (Al-A’la 87:1)

«سبح اسم ربك» أي نزه ربك عما لا يليق به واسم زائد «الأعلى» صفة لربك.

(Sucikanlah nama Rabbmu) maksudnya sucikanlah Dia dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya lafal Ismu adalah lafal Za'id (Yang Maha Tinggi) lafal Al-A'laa berkedudukan sebagai kata sifat bagi lafal Rabbika. (Tafsir Al-Jalalain, Al-A’la 87:1)

Ayat 2

ٱلَّذِى خَلَقَ فَسَوَّىٰ

yang menciptakan, dan menyempurnakan (penciptaan-Nya), (Al-A’la 87:2)

«الذي خلق فسوى» مخلوقه، جعله متناسب الأجزاء غير متفاوت.

(Yang menciptakan lalu menyempurnakan) ciptaan-Nya, yakni Dia menjadikan makhluk-Nya itu seimbang semua bagian-bagiannya dan tidak pincang atau berbeda-beda. (Tafsir Al-Jalalain, Al-A’la 87:2)

Ayat 3

وَٱلَّذِى قَدَّرَ فَهَدَىٰ

dan yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk, (Al-A’la 87:3)

«والذي قدَّر» ما شاء «فهدى» إلى ما قدره من خير وشر.

(Dan Yang menentukan) apa yang dikehendaki-Nya (dan Yang memberi petunjuk) kepada apa yang telah ditentukan-Nya berupa amal kebaikan dan amal keburukan. (Tafsir Al-Jalalain, Al-A’la 87:3)

Ayat 4

وَٱلَّذِىٓ أَخْرَجَ ٱلْمَرْعَىٰ

dan yang menumbuhkan rumput-rumputan, (Al-A’la 87:4)

«والذي أخرج المرعى» أنبت العشب.

(Dan Yang mengeluarkan rumput-rumputan) atau Yang menumbuhkan rumput-rumputan. (Tafsir Al-Jalalain, Al-A’la 87:4)

Ayat 5

فَجَعَلَهُۥ غُثَآءً أَحْوَىٰ

lalu dijadikan-Nya rumput-rumput itu kering kehitam-hitaman. (Al-A’la 87:5)

«فجعله» بعد الخضرة «غُثاء» جافا هشيما «أحوى» أسود يابسا.

(Lalu dijadikan-Nya) sesudah rumput-rumputan itu hijau (kering) yaitu menjadi layu dan kering (kehitam-hitaman) kehitam-hitaman karena kering. (Tafsir Al-Jalalain, Al-A’la 87:5)

Ayat 6

سَنُقْرِئُكَ فَلَا تَنسَىٰٓ

Kami akan membacakan (Al Quran) kepadamu (Muhammad) maka kamu tidak akan lupa, (Al-A’la 87:6)

«سنقرئك» القرآن «فلا تنسى» ما تقرؤه.

(Kami akan membacakan kepadamu) Alquran (maka kamu tidak akan lupa) apa yang kamu bacakan itu. (Tafsir Al-Jalalain, Al-A’la 87:6)

Ayat 7

إِلَّا مَا شَآءَ ٱللَّهُ ۚ إِنَّهُۥ يَعْلَمُ ٱلْجَهْرَ وَمَا يَخْفَىٰ

kecuali kalau Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi. (Al-A’la 87:7)

«إلا ما شاء الله» أن تنساه بنسخ تلاوته وحكمه، وكان صلى الله عليه وسلم يجهر بالقراءة مع قراءة جبريل خوف النسيان فكأنه قيل له: لا تعجل بها إنك لا تنسى فلا تتعب نفسك بالجهر بها «إنه» تعالى «يعلم الجهر» من القول والفعل «وما يخفى» منهما.

(Kecuali kalau Allah menghendaki) kamu melupakannya karena bacaan dan hukumnya telah dinasakh. Sesungguhnya Nabi saw. selalu mengeraskan suara bacaannya mengikuti bacaan malaikat Jibril karena takut lupa. Seolah-olah dikatakan kepadanya, janganlah kamu tergesa-gesa membacanya, karena sesungguhnya kamu tidak akan lupa, karena itu janganlah kamu merepotkan dirimu dengan mengeraskan suaramu sewaktu kamu membacakannya. (Sesungguhnya Dia) yakni Allah swt. (mengetahui yang terang) maksudnya perkataan dan perbuatan yang terang-terangan (dan yang tersembunyi) dari keduanya. (Tafsir Al-Jalalain, Al-A’la 87:7)

Ayat 8

وَنُيَسِّرُكَ لِلْيُسْرَىٰ

dan Kami akan memberi kamu taufik ke jalan yang mudah, (Al-A’la 87:8)

«ونيسِّرك لليسرى» للشريعة السهلة وهي الإسلام.

(Dan Kami akan memudahkan kamu untuk menempuh jalan yang mudah) yakni syariat yang mudah, yaitu agama Islam. (Tafsir Al-Jalalain, Al-A’la 87:8)

Ayat 9

فَذَكِّرْ إِن نَّفَعَتِ ٱلذِّكْرَىٰ

oleh sebab itu berikanlah peringatan karena peringatan itu bermanfaat, (Al-A’la 87:9)

«فذكر» عظ بالقرآن «إن نفعت الذكرى» من تذكرة المذكور في سيذكر، يعني وإن لم تنفع ونفعها لبعض وعدم النفع لبعض آخر.

(Oleh sebab itu berikanlah peringatan) dengan Alquran (karena peringatan itu bermanfaat) maksudnya memberikan peringatan dengan hal-hal yang telah disebutkan pada firman-Nya, "Sayadzdzakkaru," sekalipun peringatan itu tidak bermanfaat bagi sebagian di antara mereka, tetapi peringatan itu pasti bermanfaat bagi sebagian yang lainnya. (Tafsir Al-Jalalain, Al-A’la 87:9)

Ayat 10

سَيَذَّكَّرُ مَن يَخْشَىٰ

orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran, (Al-A’la 87:10)

«سيذكر» بها «من يخشى» يخاف الله تعالى كآية " فذكر بالقرآن من يخاف وعيد ".

(Akan mendapat peringatan) dan pelajaran dari peringatan itu (orang yang takut) kepada Allah swt. sebagaimana yang disebutkan dalam ayat yang lain yaitu, firman-Nya, "Maka beri peringatanlah dengan Alquran orang yang takut kepada ancaman-Ku." (Q.S. Qaaf, 45) (Tafsir Al-Jalalain, Al-A’la 87:10)

Page 1 of 21 2
Footnotes
  1. Teks arab, terjemah, dan tafsir diambil dari tanzil.net.